Administrator 145 post
Inspirasi Wirausaha

4 Tips Memenangkan Persaingan Usaha Kala Ramadan

Share : 17 May 2018
Sudah banyak orang ketahui bahwa kedatangan bulan Ramadan, dan juga perayaan Lebaran, membuka banyak peluang mengais rezeki yang menggiurkan. Maklum, kedatangan musim perayaan tersebut ditandai dengan peningkatan kebutuhan masyarakat yang cukup signifikan, terutama berkaitan dengan kebutuhan pangan, sandang, juga transportasi. Inilah yang membuka peluang besar bagi para wirausaha atau pebisnis untuk mendulang berkah untung kala Ramadan dan Idul Fitri.
Akan tetapi, kendati peluang mendaras keuntungan terbilang besar, tingkat persaingan usaha di momentum perayaan ini juga tidak kecil. Hampir semua orang berbondong-bondong menjajaki peruntungan usaha untuk memperebutkan ceruk pasar. Usaha makanan misalnya, bila Anda perhatikan, banyak sekali pelaku usaha baik lama atau musiman yang muncul.
Apabila ingin mengais keuntungan dari usaha-usaha seputar musim perayaan tersebut, bekalilah diri Anda dengan trik penting memenangkan persaingan. Berikut ini 4 tips penting menghadapi persaingan usaha seputar Ramadan:
 
Inovasi produk
Usaha seputar kebutuhan Ramadan dan Lebaran sudah sangat beragam dan banyak pemain. Salah satu cara mudah memenangkan persaingan tak lain adalah dengan menonjolkan inovasi produk. Misalnya, usaha Anda adalah menjual makanan dan minuman takjil berbuka. Kebanyakan orang Indonesia menyukai menu berbuka dengan minuman manis dan gorengan. Katakanlah Anda menjual gorengan menu berbuka. Ketimbang menyuguhkan gorengan biasa dengan pelengkap berupa cabai segar, mengapa tidak coba menghadirkan gorengan lengkap dengan pilihan cocolan sambal yang lebih menarik? Misalnya, gorengan dengan cocolan sambal kecap, sambal pecel, sambal teri, dan lain sebagainya.
Dari sisi biaya produksi, memang akan lebih besar dan mungkin margin keuntungan Anda akan sedikit berkurang. Namun, dengan inovasi ini Anda bisa tampil beda di antara banyak pemain dan berpeluang menarik konsumen lebih mudah.

Terapkan diferensiasi
Diferensiasi tetap penting dijalankan untuk usaha jenis apapun. Dengan menerapkan diferensiasi, Anda bisa menarik konsumen dengan lebih mudah. Diferensiasi dapat diterapkan misalnya terkait isi produk. Walau produk yang dijual cukup banyak pesaing, katakanlah seperti sop buah, Anda bisa memberikan keunikan misalnya dari sisi isi sop buah. Selain berisi buah-buahan seperti melon, buah naga, mangga, alpukat, lengkapi juga dengan nata de coco atau serutan daging kelapa muda. Tonjolkan perbedaan ini dalam materi promosi, seperti dalam spanduk penjualan dan sebagainya.
Diferensiasi juga bisa Anda jalankan dari sisi kemasan produk. Sop buah dengan kemasan gelas plastik sudah biasa. Tapi, sop buah dengan kemasan gelas plastik yang dipercantik dengan stempel merek berisi kalimat khas nasihat Ramadan, tentu lebih menarik. Diferensiasi juga dapat Anda terapkan melalui tampilan gerobak sop buah dan busana penjual. Desainlah gerobak sop buah dengan warna mencolok yang menarik perhatian dan kenakan baju khas koki lengkap dengan celemek dan topi koki. Niscaya, konsumen bisa Anda tarik dengan lebih mudah.
 
Pilih lokasi strategis
Usaha musiman seputar kebutuhan Ramadan jenisnya cukup banyak. Bila usaha yang Anda jalankan berkaitan dengan kebutuhan makan minum berbuka atau takjil, pastikan Anda memilih lokasi usaha yang strategis. Misalnya, memilih lokasi di sentra penjualan takjil yang sudah ramai dikunjungi orang. Ini memudahkan Anda menjangkau pasar karena para konsumen sudah mengetahui lokasi sentra. Tidak masalah bila Anda menemukan banyak pesaing di sentra seperti ini. Dengan menjalankan trik diferensiasi, Anda berkesempatan menarik pelanggan lebih banyak.
Pilihan lokasi lain yang bisa Anda timbang adalah, lokasi berdekatan dengan minimarket atau supermarket yang ramai dikunjungi orang, lokasi berdekatan dengan mesin ATM atau berdekatan dengan kios makanan lain. Bisa juga memilih lokasi yang dekat dengan tempat ibadah seperti masjid atau mushola. Pastikan Anda tidak lupa melengkapi kehadiran lapak Anda dengan “tanda pengenal” seperti spanduk atau banner dengan warna mencolok sehingga konsumen mudah mengenali kehadiran produk Anda.
 
Jalankan trik promo
Bila usaha Ramadan yang Anda jalankan sudah banyak pesaing, Anda perlu pintar-pintar menggelar strategi promo agar pelanggan tertarik membeli. Sebagai contoh, Anda berjualan kue kering untuk Lebaran melalui kanal online seperti media sosial. Cobalah untuk menerapkan promo spesial, misalnya, pembelian dengan transaksi minimal sekian rupiah akan mendapatkan voucher spesial yang bisa digunakan sebagai diskon harga pembelian berikutnya, atau promo istimewa untuk pembelian jumlah banyak, Anda akan memberikan diskon langsung sekian persen dari total transaksi.
Promo serupa juga dapat dijalankan untuk usaha offline seperti usaha makanan atau minuman takjil. Misalnya, promo harga khusus bila membeli sebelum jam 4 sore dan setelah jam 6 sore atau setelah jam berbuka. Dengan demikian, konsumen tidak akan menumpuk di jam puncak sebelum berbuka puasa. Ingat, konsumen di Indonesia sangat menyukai diskon atau promo. Kendati diberikan promo dengan potongan harga tak sampai Rp2.000 saja, mereka sudah senang, lho.
Itulah empat trik mudah dalam memenangkan persaingan usaha seputar kebutuhan Ramadan. Dengan menerapkan strategi usaha yang tepat, Anda bisa menghadapi persaingan usaha dengan lebih mudah. Usaha dalam bentuk apapun, menuntut kesiapan si pelaku untuk menjalankan dengan keseriusan, termasuk membekali diri dengan strategi memenangkan persaingan. Berani menjalankan? 
Artikel selanjutnya