Administrator 145 post
Kolom

BERTAHAN DI TENGAH PERUBAHAN DENGAN INOVASI: SETYO BUDI ANANG, PENGURUS YDBA

Share : 20 April 2020
Berbicara mengenai Inovasi kita harus melihat cakupan Inovasi dalam pengertian yang luas. Setiap perusahaan dituntut untuk melakukan inovasi agar bisa mempertahankan maupun mengembangkan usahanya. Inovasi menjadi suatu keharusan yang harus dilakukan oleh semua perusahaan agar dapat terus mengikuti perkembangan bisnis dan tuntutan konsumen. Inovasi sendiri terbagi menjadi dua, yaitu Inovasi yang harus dilakukan perusahaan untuk menghadapi tuntutan perubahan bisnis  dan inovasi yang harus dilakukan karyawan untuk terus melakukan efisiensi.

Di tengah persaingan yang begitu ketat di industri sepeda motor Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) berusaha tetap unggul dengan pencapaiannya sebagai perusahaan pe
mbuat sepeda motor dengan penjualan tertinggi di Indonesia. Pencapaian tersebut tentu diraih AHM dengan berbagai upaya salah satunya adalah melakukan inovasi. Inovasi sudah menjadi budaya semua karyawan  AHM dan menjadi salah satu One Heart Value yang terus dipupuk dan dikembangkan.

Filosofi inovasi yang melekat di diri setiap karyawan AHM adalah bagaimana caranya tahun ini lebih baik dari tahun lalu
; bisa tetap survive menghadapi perubahan bisnis ; serta bagaimana meningkatkan kinerja di tengah perubahan situasi & kondisi.
Untuk menumbuhkan budaya inovasi yang dilakukan oleh Karyawan AHM di atas tentu diperlukan beberapa hal, antara lain (1) komitmen dari top management, (2) membentuk wadah, (3) konsisten melakukan review internal, (4) memberikan penghargaan dan kesempatan untuk kompetisi di dalam maupun luar negeri, (5) memasukkan inovasi dalam KPI / Penilaian Karya, dan (6) memberikan sarana dan prasana dan terus mendorong agar inovasi tetap berjalan di perusahaan.

Inovasi yang telah menjadi budaya bagi karyawan AHM ini telah ditularkan kepada para supplier-nya. Hal tersebut dilakukan, karena AHM tidak akan bisa terus berkembang bila supplier-nya tidak ikut ber- Inovasi. Untuk mendorong kegiatan improvement yang dilakukan para supplier, AHM memiliki program Supplier Improvement  yang merupakan kegiatan improvement bagi supplier AHM secara sistematis di area welding, casting, painting dan platting. Selain itu  untuk menjaga agar supplier melakukan improvement dengan konsisten,
 Divisi Procurement  AHM juga mengadakan event tahunan yaitu Supplier Innovation Competition (SIC) yang sudah berjalan sejak tahun 2015. Event ini menjadi salah satu event yang bergengsi di mata supplier karena bagi pemenangnya mendapatkan kesempatan untuk menjadi Best Supplier tahunan dan bahkan diikutsertakan juga pada event Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN).
 

Selain inovasi yang dilakukan oleh karyawan , perusahaan perlu juga melakukan inovasi yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi perusahaannya . Contoh inovasi yang telah dilakukan salah satu supplier AHM, yaitu PT Grafindo Mitra Semesta. Perusahaan ini melakukan perubahan kompetensi dari pembuat  ‘stripe’  menjadi pembuat ‘soft emblem’. Saat ini, sepeda motor baru AHM tidak hannya dilengkapi stiker pada samping kanan kiri bodinya, namun juga stiker timbul yang lebih keren di mata customer. Untuk bisa seperti itu, PT Grafindo Mitra Semesta melakukan inovasi dengan meningkatkan kompetensi proses dan karyawannya dalam membuat soft emblem.

Contoh inovasi lainnya dilakukan PT Koperasi Karya Pusaka (tier satu AHM) dengan PT Cipta Perdana Lancar (tier dua AHM). Dua perusahaan ini berkolaborasi untuk dapat meningkatkan produksinya. Karya Pusaka yang membutuhkan peningkatkan kompetensi dan kapasitas mendapatkan support dari Cipta Perdana Lancar yang mempunyai kompetensi dan kapasitas berlebih. Kolaborasi keduanya dapat meningkatkan jumlah item produksinya dan juga memenuhi tuntutan perubahan permintaan customer. Inovasi lain misalnya yang berkaitan dengan kolaborasi menyeluruh dalam program value chain astra yaitu AHM-YDBA-AMV dan para UKM ataupun tier-2 AHM  yang telah berhasil mengembangkan kompetensi manufactur yang baru di beberapa tier-2 AHM. 
 
Seiring dengan berjalannya waktu, para supplier yang sudah terbiasa dengan inovasi ini mengalami kendala dengan adanya kenaikan biaya produksi yang disebabkan salah satunya adalah karena kenaikah upah dan tuntutan – tuntutan yang lain . Supplier-supplier tersebut berencana untuk memindahkan proses produksinya yang kurang efisien dan membutuhkan pelaku usaha daerah yang masih dapat melakukan produksi dengan biaya lebih terjangkau. Namun kendalanya, para pelaku usaha yang masih dalam level UKM ini kompetensinya masih jauh di bawah supplier current , ‘Gapnya masih cukup besar’. Atas hal tersebut, Divisi Quality Technology AHM bersama dengan Yayasan Darma Bakti Astra berkomitmen untuk melakukan langkah pembinaan bagi para UKM. Untuk mendukung program ini dan sejalan dengan Program Value Chain Astra, maka kita akan  menerbitkan Buku Pintar Menjadi UKM Unggulan. Buku ini  dirancang sebagai pedoman bagi UKM agar dapat meningkatkan kompetensinya sehingga dapat memperkecil gap dengan supplier. Buku pedoman yang disusun dengan bahasa sederhana , gambar dan form aplikatif ini menggambarkan sistem manufaktur yang menjelaskan tentang 5R , proses produksi, kontrol produksi , pengembangan sumber daya , dashboard control dan management kontrol. Bila UKM bisa mengimplementasikan pedoman dalam buku pintar ini, maka seharusnya bisa menjadi supplier bagi suppliernya AHM alias menjadi tier dua. Kedepannya, Divisi Quality Technology AHM yang berkolaborasi dengan YDBA akan membuat pilot project pengembangan UKM berdasarkan buku pintar di atas. Harapannya, UKM yang tergabung dalam pilot project tersebut bisa menjadi benchmark bagi UKM-UKM lain. Tentunya hal ini merupakan kabar gembira bagi UKM Manufaktur mitra YDBA atas terbukanya kesempatan menjadi tier dua AHM.

Tentunya keberhasilan peningkatan kompetensi dan juga Inovasi di supplier dan UKM membutuhkan kolaborasi dari semua pihak , adanya kesempatan untuk memperbesar akses market serta komitmen Top Management. Bantulah Supplier dan UKM untuk terus berkembang, tularkan ilmu, tingkatkan kompetensinya dan jalankanlah dengan hari yang tulus. Salam Satu Hati.
Artikel selanjutnya