Administrator 130 post
Inspirasi Wirausaha

BUDIDAYA IKAN DI PEKARANGAN TERBATAS: PELUANG BISNIS DARI RUMAH

Share : 26 November 2020

Lahan atau pekarangan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif dan menambah penghasilan dengan memanfaatkan lahan kosong sekitar pekarangan tempat tinggal. Usaha budidaya ikan bisa diterapkan karena sangat murah, tidak membutuhkan lahan yang luas, dan sumber air yang banyak dalam satu kolam bisa  menjadi media bagi 1000 ekor ikan lele jenis sangkuriang. Jenis ikan yang dapat dibudidaya ialah ikan patin, ikan gurame, ikan nila, ikan mas, ikan lele, dan sebagainya.

Budidaya ikan konsumsi di pekarangan rumah memiiki banyak manfaat, seperti dapat memanfaatkan hasilnya, aktivitas untuk meredam stres, dan proses belajar budidaya ikan yang akan berguna jika memulai melakukan bisnis budidaya dengan skala besar. Salah satu tantangan membuat kolam ikan konsumsi di pekarangan adalah keselarasan antara keindahan dan fungsinya. Meskipun kolam ikan ini digunakan untuk memelihara ikan konsumsi yang bisa dimanfaatkan, pembuatannya tidak dapat dilakukan sembarangan dan harus memerhatikan beberapa hal terkait.

Berikut beberapa tips untuk membuat kolam ikan konsumsi di pekarangan rumah yang indah serta fungsional:

1.      Desain Kolam

Desain kolam paling sederhana dan aman digunakan adalah persegi, agar mudah digunakan, tidak mengganggu keindahan pekarangan, dan fungsional. Selain itu, saat ini rumah-rumah lebih sering menggunakan desain kotak dan sempit. Penampilan kolam harus serasi dengan desain rumah agar terlihat indah.

2.      Ukuran dan Letak Kolam

Ukuran kolam bisa disesuaikan dengan kondisi lahan dan sisa bangunan. Sebaiknya, perhitungkan juga sisa lahan yang digunakan sebagai jalur untuk memudahkan kegiatan sehari-hari. Sementara itu, letak kolam harus dipilih yang strategis, tidak mengganggu pemandangan, dan tidak menghalangi aktivitas sehari-hari.

3.      Bahan Kolam

Kolam bisa terbuat dari tanah, beton, terpal, drum, toren, dan keramba. Tiap bahan pembuat kolam memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jika ingin membangun kolam permanen, sebaiknya gunakan bahan pembuat kolam yang bagus agar tidak merepotkan untuk terus melakukan perbaikan karena kualitas bahan yang rendah. Pelaku usaha juga dapat menambahkan ornamen seperti batu alam. Hindari penggunaan ornamen yang sulit untuk dibersihkan karena bisa menyulitkan untuk menjaga kebersihan kolam.

4.      Perawatan Kolam

Pembersihan kolam harus dilakukan secara berkala untuk menghindari ikan terjangkit penyakit yang disebabkan oleh kondisi kolam yang kotor. Semua jenis kolam butuh dibersihkan, baik kolam yang semipermanen maupun portabel. Pembersihan pada kolam yang tidak permanen juga berguna untuk mencegah kerusakan kolam.

Referensi:
Times Indonesia
Kabupaten Buleleng
Pemerintah Kabupaten Seruyan

Referensi Gambar:
Budidaya Ikan


Artikel selanjutnya