Administrator 116 post
Inspirasi Wirausaha

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM BUDIDAYA TANAMAN PANGAN

Share : 13 November 2020

    Keberadaan tanaman pangan memegang peranan penting. Jenis tanaman pangan merupakan hal yang dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini menunjukan bahwa budidaya tanaman pangan penting untuk dilakukan. Dalam segi bisnis, budidaya tanaman pangan juga merupakan bisnis yang cukup menjanjikan. Apalagi jika dilihat dari kondisi tanah dan suhu udara Indonesia yang mendukung. Berbagai jenis tanaman pangan yang tidak memiliki teknik budidaya yang berbeda jauh diantaranya seperti umbi-umbian, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan.

Langkah-langkah yang harus diperhatikan jika ingin melakukan teknik budidaya tanaman pangan diantaranya sebagai berikut:

1. Pengolahan Lahan
Seperti kita ketahui, jenis limbah di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Maka, penting untuk memastikan kawasan lahan dan sekitarnya tidak terkena limbah atau pencemaran racun. Lahan juga harus dicangkul atau dibajak terlebih dahulu sehingga menjadi gembur. Agar tanaman dapat tumbuh secara maksimal, penambahan pupuk atau pengapuran pada bagian-bagian tertentu juga dapat dilakukan.

2. Menyiapkan Benih Tanaman
Pemilihan benih harus disesuaikan dengan kondisi lahan, cuaca, atau langkah perawatannya. Dibutuhkan banyak informasi untuk menemukan produk benih tanaman pangan yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, siapkanlah juga benih dengan kualitas unggul.

3. Pemupukan dan Pemeliharaan
Terdapat beberapa peraturan penanaman yang perlu dipatuhi, diantaranya:

-    Penanaman benih harus mengikuti teknik budidaya yang sesuai.  Hal ini meliputi kebutuhan benih per hektar, jarak tanam, jenis penanaman/budidaya, dan varietas tanaman.

-    Penanaman dilakukan pada musim tanam yang tepat.

-    Penanaman dilakukan dengan beberapa tindakan antisipasi seperti  menjaga agar tanaman tidak tergenang, kebanjiran, ataupun kekeringan. 

-xvBerikan perlakuan sebaik mungkin pada benih sebelum ditanamvuntuk menghindarivserangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

    Selanjutnya pada pemupukan, harus diperhatikan bahwa pemberian pupuk yang tepat akan memberi nutrisi terbaik bagi pertumbuhan tanaman. Namun, pemberian pupuk ini harus dilakukan secara bertahap dan dengan porsi yang cukup.

4. Pengendalian Hama

Langkah pengendalian ini disebut juga dengan pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Jika ingin menggunakan pestisida, pengaplikasiannya harus secara tepat dari segala hal. Terdapat dua cara yang dapat dilakukan yaitu menggunakan cara manual, atau menggunakan cairan khusus seperti pestisida.

Namun perhatikan juga tepat waktu pemberiannya, tepat jenisnya, tepat dosisnya, tepat sasarannya, hingga tepat mutunya. Hindari menggunakan jenis dan bentuk pestisida yang tidak ramah lingkungan serta memiliki residu berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Gunakan pestisida jenis hayati yang memiliki sifat cepat terurai.

     5. Masa Panen dan Pasca Panen

Hal yang perlu diperhatikan saat panen adalah melakukannya di waktu yang tepat. Melakukan panen di waktu yang tepat akan membuat tanaman berkualitas lebih baik dan sesuai standar bahan pangan yang aman dikonsumsusi. Patokan waktu masa panen dapat mengikuti patokan waktu standar pada umumnya, tergantung dengan jenis tanaman. Setelah panen, perhatikan tempat penyimpanan hasil panen agar tanaman tetap tersimpan dengan kualitas terbaik.


Berikut merupakan tahap-tahap yang tertera dan harus diperhatikan sebelum budidaya tanaman pangan. Penjualan hasil budidaya tanaman pangan ini sangat berpotensi untuk menghasilkan keuntungan besar, bahkan berpotensi untuk merambah pasar ekspor.

Referensi:
Jurnal Abah
Kang Tani

Referensi Gambar:
Budidaya Tanaman Pangan

Artikel selanjutnya