Administrator 154 post
Inspirasi Wirausaha

Jenis dan Manfaat Mengenal Manajemen Risiko dalam Menjalankan Bisnis

Share : 18 June 2021

Pandemi virus COVID-19 masih belum menunjukkan tanda-tanda usai, ada beberapa sektor bisnis yang berada pada kondisi ketidakpastian.

 

Tidak heran, sampai saat ini masih ada bisnis-bisnis yang terpaksa harus merumahkan karyawanya, melakukan PHK masal, atau bahkan gulung tikar untuk menghentikan kerugian yang semakin bertambah banyak.

 

Ditengah ketidakpastian seperti sekarang ini, manajemen risiko menjadi sangat penting diterapkan oleh pengusaha. Sebenarnya, konsep manajemen risiko sudah ada sejak dulu sebagai salah satu strategi yang diterapkan para pengusaha.

 

Maka dari itu, yuk kita mengenal terlebih dahulu, apa itu manajemen risiko?

 

Manajemen risiko merupakan satu teori yang diterapkan di dalam membangun bisnis atau usaha. Karena tanpa manajemen yang baik, pengusaha tidak bisa mendeteksi hal-hal buruk yang bisa menimpa perusahaan. Ironisnya perusahaan bisa mengalami penurunan atau kolaps tanpa bisa diketahui apa penyebabnya.

 

Intinya pengertian manajemen risiko merupakan  cara  untuk  melindungi  perusahaan  atau suatu  usaha  dari  setiap  kemungkinan  yang  merugikan.

 

Sebab itu, pengelolaan risiko dalam menjalankan bisnis merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk dirancang dalam menjalankan sebuah bisnis, terutama bagi para pelaku UMKM di Indonesia, karena perlu diingat UMKM sejatinya merupakan salah satu ujung tombak untuk mendukung perekonomian Indonesia.

 

Sebelum berangkat mengetahui manfaat mengenal manajemen risiko, ada baiknya kita mengetahui jenis atau macam – macam risiko dalam menjalankan bisnis :

 

1. Risiko spekulatif , yaitu resiko  yang mengandung dua kemungkinan  yakni

kemungkinan yang  menguntungkan  atau kemungkinan yang  merugikan. Sebagai  contoh  usaha  atau  bisnis  dalam  bentuk,  pembelian saham,  pembelian  valuta  asing,  saving  dalam  bentuk  emas,  dan  akibat perubahan tingkat suku bunga bank.

 

2. Risiko murni, yaitu resiko yang hanya memiliki satu kemungkinan yakni hanya kemungkinan kerugian. Contohnya adalah kerugian akibat bencana alam seperti gempa bumi, banjir, gunung meletus dan lain sebagainya.

 

3. Risiko pasar, yaitu risiko yang terjadi akibat persaingan usaha, perubahan pola persaingan, daya hidup pelanggan, dan munculnya pesaing baru yang besar dipasar produk anda. Dampaknya mengurangi jumlah persentase pasar dan omzet penjualan.

 

4. Risiko sistematik, yaitu risiko yang dialami akibat kerugian secara sistematik dan mengakibatkan kerugian-kerugian terhadap bagian-bagian lain.

 

5. Risiko dinamis adalah risiko yang timbul karena perkembangan dan kemajuan (dinamika) masyarakat di bidang ekonomi, ilmu dan teknologi.

 

 

Setelah mengetahui jenis-jenis risiko, berikut manfaat menerapkan manajemen resiko dalam menjalankan bisnis :

 

1. Menjamin  kelangsungan  usaha  dengan  mengurangi  resiko  dari  setiap kegiatan yang mengandung bahaya.

2. Menekan biaya  untuk penanggulangan kejadian yang tidak diinginkan.

3. Sebagai peringatan kewaspadaan.

4. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai resiko operasi bagi

setiap unsur dalam organisasi / perusahaan.

 

Referensi :

Accurate.id

Adoc.pub

 

Referensi gambar :

Etq.com

Artikel selanjutnya