Inspirasi Wirausaha

Ketika Seni Menjadi Peluang Usaha

Share : 13 March 2019

Ada banyak peluang usaha yang bisa dilakukan jika kita mau berusaha. Peluang akan terbuka untuk orang-orang yang mau melihat kebutuhan pasar yang sedang banyak diminati dan menjadikan itu sebagai salah satu untuk langkah untuk membuka usaha. Seseorang yang kreatif, inovatif, atau mahir dalam bidang seniatau yang disebut dengan seniman banyak menghasilkan karya-karya seni. Sebuah seni akan bernilai menjadi Rupiah jika kita memahami cara mengelolanya. Bermula dari seni dan hobi yang dijalani apabila konsisten untuk dikerjakan maka akan menghasilkan beberapa keunggulan seperti terbukanya peluang usaha. Untuk melihat peluang usaha ada beberapa yang harus diperhatikan. Apa saja yang harus diperhatikan? Simak informasinya di bawah ini.

1.      Tentukan yang akan dibuat

Membuat perencanaan sebagai awal untuk memulai adalah salah satu strategi agar penjualan tersusun dan terencana dengan disediakannya konsep. Penentuan waktu pembuatan sampai dengan memasarkan juga harus ditentukan agar tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan zaman. Untuk menentukan yang akan dibuat harus melakukan riset pasar agar lebih dekat dengan target pasar yang akan menjadi incaran. Jika perencanaan sudah matang barulah dilanjutkan tahap selanjutnya yaitu produksi.

2.      Pahami yang diinginkan konsumen

Sebagai pemilik usaha seni, hal pertama yang harus diperhatikan adalah mau menerima saran dan kritik dari konsumen untuk memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan produktivitas. Ini dilakukan agar produk seni yang dibuat menjadi laku dan diminati karena telah memiliki rasa yang sesuai dengan keinginan konsumen. Perhatikan minat konsumen juga berguna untuk mengantisipasi kerugian akibat menurunnya penjualan karena tidak laku akibat daya saing di pasaran.

3.      Harga yang diberikan untuk konsumen

 

Merinci kebutuhan bahan dasar pembuatan sampai dengan bahan jadi, dibutuhkan pertimbangan untuk menentukan harga jual di pasaran. Dengan menentukan harga penjualan, konsumen semakin paham bahwa harga yang diberikan sesuai dengan produk yang dihasilkan. Seorang seniman harus paham dengan hasil karya yang dibuat dan harga yang ditentukan agar memiliki keseimbangan.

4.      Tentukan target pemasaran

Terakhir, setelah semua jadi lalu tentukan ke mana arah konsumsi produk yang dihasilkan. Target usia, tempat, dan kebutuhan disesuaikan dengan yang sudah dibuat. Strategi pemasaran juga diperlukan untuk memperkenalkan dan menggolongkan sasaran penikmat seni. Jika sudah sesuai konsumen bisa mudah menemukan kebutuhan yang diperlukan dan menjadi terarah untuk membelinya.

 

Sebagian pegiat seni hanya bisa menghasilkan karyanya tanpa tahu akan dikemanakan karya selanjutnya. Akankah dijual, dikonsumsi sendiri, atau hanya dijadikan hobi lalu tidak terpakai. Sangat disayangkan jika tidak memahaminya. Untuk itu diperlukan ilmu serta pemahaman dalam mengelolanya agar seni yang sudah dibuat menjadi berguna.

 

Artikel selanjutnya