Nurahman 1 post
Kisah UKM Hebat

Mashudi : Sosok dibalik Lahirnya Borneo di Pulau Jawa

Share : 28 December 2018
Hal yang pertama terbesit jika mendengar kata Borneo pasti adalah pulau Kalimantan. Borneo memang identik dengan pulau Kalimantan karena merupakan sebutan atau nama lain dari Kalimantan. Penyebutan pulau Kalimantan sebagai Borneo sudah berlangsung sejak zaman kolonial. Namun, kali ini yang akan kita bahas bukan pulau Borneo nama lain dari pulau Kalimantan melainkan tentang UKM manufaktur dengan nama Borneo.

Manufaktur merupakan salah satu sektor unggulan yang ada di LPB YDBA Waru. Banyak sekali UKM manufaktur yang terdapat di Kecamatan Waru, terutama di kampung Logam Ngingas. Salah satu UKM yang ada kampung Logam Ngingas adalah Borneo Putra. Borneo Putra berdiri sejak tahun 2009 hingga sekarang. Jika kita mendengar UKM manufaktur seringkali lekat dengan citra area produksi yang berantakan, karena semakin berantakan maka menunjukkan ukm tersebut sedang banyak orderan. Hal ini memang benar saat Borneo Putra belum menjadi mitra LPB YDBA Waru. Setelah memperoleh pelatihan dan pendampingan 5R semua berubah. Pak Mashudi selaku pemilik sangat senang sekali jika ada ilmu baru apalagi yang berhubungan improvement dan effisiensi produksi.

Pak Mashudi merupakan sosok yang penuh inovasi dalam setiap pelaksanaan produksinya. Tahun 2017 merupakan titik awal perubahan dari Borneo Putra, hal ini dimulai sejak kick off sektor unggulan manufaktur. Borneo putra merupakan salah satu UKM pilot yang menjadi supplier PT Rachmat Perdana Adhimetal yang merupakan first tier dari PT Astra Honda Motor.

Diskusi dengan Pak Bambang Elang Jagad terkait QCD

Pak Mashudi menyampaikan bahwa inovasi sangat diperlukan dalam proses produksi karena bisa meningkatkan efisiensi dalam bekerja. Misalkan dalam tahap produksi pembuatan bracket TV di Borneo Putra, awalnya ada 5-7 proses hingga selesai, namun sekarang sudah bias mencapai 3-5 proses saja. Hal ini tentu saja akan menguntungkan untuk proses bisnis Borneo putra karena dengan adanya efisiensi bisa mengurangi biaya produksi dan memangkas waktu.

Dalam kesehariannya pak Mashudi berbeda sekali dengan apa yang orang bayangkan jika melihat dari inovasi-inovasi yang beliau lakukan di Borneo Putra. Jika orang belum pernah mengenal Pak Mashudi sebelumnya, maka mereka akan menilai beliau sosok yang serius. Namun hal tersebut bertolak belakang sekali. Beliau merupakan sosok yang jauh dari kata serius,beliau sangat suka sekali bercanda. Hal ini dilakukan untuk mengurangi stress pada saat di area manufaktur. Walaupun beliau suka bercanda, namun semua inovasinya sering dibagikan ke teman-teman seprofesinya terutama di lingkungan asosiasi WMP (Waru Manufacture Parts).

Cangkru'an dengan anggota Sekung Manufaktur WMP

Pak Mashudi menyebutkan bahwa inovasi sangat diperlukan terutama efisiensi. Efisiensi adalah satu-satunya cara yang dapat dilakukan para pelaku usaha manufaktur didalam kondisi yang sulit terutama dalam masa sekarang yaitu semakin meningkatnya harga dan langkanya material. Efisiensi adalah solusi, bukanlah beban.

Artikel selanjutnya