Administrator 145 post
Inspirasi Wirausaha

STRATEGI MARKETING B2B UNTUK UMKM

Share : 23 March 2021
Business to Business atau yang lebih dikenal dengan istilah B2B, adalah transaksi bisnis yang dilakukan antar perusahaan atau aktivitas pemasaran yang terjadi antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis lainnnya. Contohnya, sebuah perusahaan produsen mesin-mesin pabrik menjual produknya kepada perusahaan manufaktur. Atau, sebuah supplier menjual  bahan makanan kepada restoran. Untuk dapat memaksimalkan penjualan B2B, pelaku usaha harus melakukan berbagai cara selain meningkatkan layanan pelanggan yang ada.

Berikut pemasaran B2B untuk mengembangkan bisnis secara lebih efektif dan efisien, diantaranya:

1.    Pahami Target Prospek Usaha Secara Spesifik
Dalam kasus B2B, menargetkan pelanggan menjadi hal yang lebih mudah. Meski begitu, ada baiknya untuk membuat rencana target pasar. Buatlah buyer persona, yakni representasi fiksi dari klien ideal. Customer personas sifatnya jauh lebih spesifik. Ketika target pasar mendaftar lokasi, agama, umur, jenis kelamin, dan pendapatan. Customer personas menjelaskan item-item target pasar dengan lebih dalam lagi, pelaku usaha perlu menjelaskan lebih detil informasi mengenai pelanggan. Misalnya, latar belakang, pendapatan, target karir, hobi dan ketertarikan, alasan menggunakan produk, sampai ketakutan terbesar dalam hidup.

2.    Bangun Hubungan Jangka Panjang
B2B memiliki siklus transaksi yang lebih panjang. Konsumen bisnis B2B perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum membuat transaksi. Nilai transaksi B2B bisa sangat besar dan jika konsumen tidak puas, itu akan sangat merugikan bagi konsumen serta merusak reputasi bisnis. Maka dari itu, menginvestasikan resource untuk menjadi salesperson adalah hal yang mungkin bisa dilakukan. Keberadaan salesperson atau pramuniaga akan membantu konsumen mendapatkan informasi dan produk yang tepat untuk keperluannya. Selain itu, pelaku usaha juga dapat membangun relasi yang kuat dengan klien dengan memberikan penawaran-penawaran dan hadiah spesial untuk klien setia. Klien yang puas dapat membantu mereferensikan usaha anda kepada rekan-rekan bisnis mereka dan juga meningkatkan reputasi perusahaan B2B anda.

3.    Sesuaikan Kebutuhan Pelanggan
Selain memastikan kepuasan pelanggan, bisnis B2B juga perlu menyesuaikan kebutuhan pelanggan. Jika anda memiliki bisnis percetakan souvenir dan alat kantor. Bisnis anda akan unggul Ketika mencetak logo di produk yang dipesan.

4.    Kenali Perusahaan dan Bidang Industri Prospek Bisnis
Ketika tim penjualan menemui prospek yang berkualitas, pastikan mereka sudah mengenal perusahaan dan bidang industri prospek perusahaan dengan baik. Pegawai harus benar-benar dibekali pengetahuan akan kedua hal tersebut saat berhadapan dengan prospek. Nantinya hal ini akan memudahkan pegawai dalam memberikan produk dan layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan prospek.

Dengan mengetahui strategi pemasaran yang cocok untuk bisnis B2B anda, diharapkan dapat memperluas pasar dan meningkatkan omset usaha.

Referensi:
Hashmicro
Niaga Hoster

Referensi Foto
Artikel selanjutnya