2.000 UMKM PELAJARI BERJUALAN SISTEM ONLINE

2.000 UMKM PELAJARI BERJUALAN SISTEM ONLINE

Share : 14 May 2019
Sebanyak 2.000 pedagang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapat pelajaran khusus dari pemandu untuk mulai melirik bisnis online melalui marketplace. Kegiatan pengarahan yang digelar dalam Grebeg Pasar UMKM Go Online di Kota Jakarta, Bandung, Depok, Tangerang, dan Surakarta bersama Kominfo, bertujuan untuk memberi pendampingan dan pemandu bagi para UMKM agar dapat memperluas jangkauan berdagang dan mampu meningkatkan laba dengan membuka toko online.

Dilansir dari siaran pers kepada Beritasatu.com, Senin (13/5/2019), Grebeg Pasar UMKM Go Online adalah kegiatan yang dilakukan di beberapa pasar rakyat di beberapa kabupaten/kota. 

Khusus di tahun ini, sebanyak 24 pandu digital direkrut kemudian diberikan pelatihan. Para pandu digital diterjunkan ke pasar-pasar, berkeliling ke kios-kios pedagang untuk melakukan sosialisasi, pendampingan dan pemanduan pagi para pedagang pasar.

Tidak hanya pedagang, orang yang bertugas sebagai pandu digital juga memberikan pengarahan kepada pengunjung pasar yang mampir ke booth. 

Disambut apik oleh stakeholder, Grebeg Pasar UMKM Go Online di Kota Surakarta juga mendapat dukungan dari Shopee dan Tumbasin sebagai operator marketplace, serta OVO dan Qren sebagai operator pembayaran digital yang hadir mendampingi para pandu digital.

Puti Adella Elvina selaku Kepala Seksi Pengembangan dan Fasilitasi Platform Perdagangan mengatakan para pandu digital bertugas membantu para pedangan untuk melek teknologi. 

"Saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada pandu digital, yang pantang menyerah, tetap semangat meski berpanas-panas berkeliling kios ke kios. Sekarang pedagang UMKM sudah mengerti bagaimana transaksi lewat online, semisal membayar dengan aplikasi OVO," kata Puti.



Sumber : beritasatu.com

2.000 UMKM PELAJARI BERJUALAN SISTEM ONLINE