PEMERINTAH DORONG UNICORN IPO

Ilustrasi. Sumber : pexels.com

Share : 14 December 2018
Pemerintah mendorong perusahaan' rintisan unicorn untuk dapat melantai di bursa. Apalagi, perusahaan rintisan berbasis teknologi dinilai mampu turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mendorong perusahaan rintisan (startup) berstatus unicorn untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
 
"Startup yang sudah unicorn dan belum sampai decacom, kami dorong masuk ke bursa. Kalau sudah menjadi-decacom, saya khawatir ekosistemnya yang tidak sanggup," ujar Rudiantara di sela-sela Peringatan Ulang Tahun ke-30 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Jakarta, Kamis (13/12).
 
Ia mengemukakan, decacom merupakan sebutan untuk perusahaan yang valuasinya lebih dari 10 miliar dolar AS. Sementara unicorn meru-
pakan perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari satu miliar dolar AS.
 
Rudiantara mengatakan, terdapat empat perusahaan rintisan di Indonesia yang tingkatnya sudah masuk dalam unicorn, yakni Gojek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia. Ia menyatakan, kesediaan membantu t perusahaan rintisan untuk masuk ke pasar modal. "Tapi itu juga tergantung dari masing-masing perusahaan untuk melihat peluang dalam mencari dana," ujar Rudiantara.
 
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen mengatakan, perusahaan rintisan di Indonesia dapat memanfaatkan pasar modal melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering atau IPO) sebagai sumber pendanaan. Kebijakan di pasar modal sudah memfasilitasi, tinggal dimanfaatkan.
 
"Dimanfaatkan atau tidak pilihannya ada pada mereka. Mereka bisa IPO di sini atau di bursa luar," ujar Hoesen.
 
Menurut Hoesen, setiap perusahaan memiliki strateginya masing-masing dalam menentukan aksi korporasi ke depan. Begitu pun keputus-an IPO. Hendak IPO atau tidak dan kapan waktunya akan diperhitungkan nilai terbaiknya oleh perusahaan.
 
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menginginkan, potensi pendapatan industri digital yang diproyeksi mencapai 150 miliar dolar AS pada 2025 dapat difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam negeri. Sebab, teknologi akan terus berkembang, khususnya di bidang internet of things (IoT).
 
Airlangga menuturkan, dari 150 miliar dolar AS, dapat diciptakan lapangan kerja untuk 17 juta orang. Dari total tersebut, 4,5 juta di antaranya merupakan talenta yang bergerak di sektor manufaktur. "Sedangkan, sisanya, di industri jasa," kata Airlangga mengawali acara Semarak Festival IKM di Jakarta, Kamis (13/12).
 
Dengan potensi yang besar itu, Airlangga mengajak talenta nasional untuk terus mengembangkan industri berbasis digital guna menghadapi revolusi industri 4.0. Khususnya, mejalui pembentukan perusahaan rintisan yang menggunakan unsur IoT. Ia meyakini, IoT akan teras tumbuh seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap aktivitas yang memudahkan.
 
Inovasi berbasis IoT akan memberikan solusi bagi industri dan masyarakat dengan lebih efisiensi dari sisi biaya, energi, dan waktu. "Saya prediksi, dengan bonus demografi, Indonesia bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi satu sampai dua persen," ujar Airlangga.
 
Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian tinggi pada generasi muda melalui penumbuhan wirausaha baru. Kombinasi antara kuantitas dan kualitas, baik dari sisi produk maupun SDM, diyakini Airlangga dapat menjadi keunggulan industri kecil dan menengah (IKM).
 
Direktur Jenderal IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah membuka pendaftaran bagi perusahaan rintisan lokal untuk kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup. Dari kompetisi ini, diambil lima peserta terbaik yang mendapatkan hadiah masing-masing Rp 50 juta.
 
Program'ini menjadi terobosan yang diharapkan dapat menstimulus munculnya ekosistem perusahaan rintisan di bidang teknologi. "Di sisi lain, mampu menciptakan produk yang membantu sektor industri meningkatkan efisiensi biaya, energi, dan waktu," ucap Gati.
 
antara ed: fuji pratiwi 



Sumber : Harian Republika

KelFume
Meds Online Pharmacies Priligy Cos'E Indian Kamagra Donde Comprar Cialis Online Cheap Prevacid Prix Cialis 5 Mg Propecia Trama cialis generic Erectile Dysfunction Pills Prix Du Viagra Generique En Valence Amoxicillin Treatment Course For Pneumonia Propecia Itch Skin Zovirax Generic Over The Counter buy levitra online Clomid Effet Secondaire Itching Caused By Amoxicillin Le Viagra Ordonnance Purchase Dog Cephalexin cialis Cipro Forms Online 24 Canadia п»їcialis Levitra 20 Mg Best Price Levitra Ohne Rezept Bestellen Viagra Cialis Combo Packs Vendita Viagra Pfizer Levitra Mas Alcohol cialis con receta Cialis 20mg Unterschied Viagra For W

Ilustrasi. Sumber : pexels.com