PEMERINTAH GANDENG EMPAT PLATFORM PERLUAS KUR UMKM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan) didampingi Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kiri) menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada mitra platfom digital di Jakarta, Rabu (23/9). Pem

Share : 24 September 2020
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggandeng empat platform digital yaitu Gojek, Grab Indonesia, Tokopedia, dan Shopee Indonesia untuk memperluas penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, hal ini sekaligus upaya pemerintah meningkatkan peran UMKM sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi. "Dalam situasi ini kita berharap platform digital bersama para mitranya bisa menjadi akselerator dan memfasilitasi UMKM agar naik kelas," kata Airlangga di Jakarta, Rabu (23/9).

Airlangga menyebutkan, penyaluran KUR UMKM di empat platform digital tersebut akan dilakukan oleh tiga bank anggota Himbara yakni BNI, BRI, dan Bank Mandiri. Ia optimistis melalui kerja sama antara pemerintah, empat platform digital, dan tiga bank Himbara dapat mendorong pencapaian target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp 190 triliun.

"Kita ketahui di sektor digital itu juga tumbuh positif walaupun mobilitas masyarakat terganggu, ujarnya.

Airlangga menegaskan pemerintah memprioritaskan pemulihan UMKM karena sangat berkontribusi bagi perekonomian nasional yaitu mencapai 61,1 persen dan menyerap 97 persen tenaga kerja atau 116,9 juta orang. Oleh sebab itu, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 123,46 triliun dari total Rp 695,2 triliun pada program PEN khusus untuk mendorong keberlangsungan UMKM di tengah pandemi.

Ia menyatakan pemerintah memberikan pelonggaran kebijakan KUR berupa tambahan subsidi bunga sebesar enam persen sampai Desember 2020 sehingga suku bunga KUR pada 2020 menjadi nol persen untuk semua jenis skema KUR. Pelonggaran kebijakan KUR adalah penundaan angsuran pokok KUR dengan jangka waktu paling lama enam bulan, relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR, dan relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi dalam proses pengajuan KUR.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir menjelaskan, total KUR yang disalurkan oleh ketiga bank tersebut pada Rabu ini mencapai Rp 31,08 miliar kepada 294 debitur UMKM di empat mitra platform digital. Ia merinci penyaluran KUR UMKM mitra Gojek sebesar Rp 4,72 miliar diberikan kepada 45 UMKM, bagi UMKM mitra Grab Indonesia sebesar Rp 6,5 miliar, Tokopedia sebesar Rp 9,31 miliar kepada 116 UMKM, dan Shopee Indonesia Rp 10,55 miliar kepada 71 UMKM.

"Tentunya, ini baru awal karena jumlah mitra mereka yang jutaan. Kami terus mendorong jangan berhenti di sini dan kami kembangkan ke seluruh merchant dari platform digital," kata Iskandar.

Realisasi tersebut menambah kinerja penyaluran KUR dari Januari sampai 18 September 2020 yang telah mencapai Rp 111,21 triliun atau 58,53 persen dari target penyaluran KUR 2020 Rp 190 triliun yang diberikan kepada 3,28 juta debitur. Penyaluran KUR itu juga diikuti dengan kualitas yang terjaga dengan baik yakni tercermin dengan tingkat NPL KUR sebesar 0,87 persen pada posisi September 2020.



Sumber : republika.co.id

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan) didampingi Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kiri) menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada mitra platfom digital di Jakarta, Rabu (23/9). Pem