RP2 TRILIUN UANG BEREDAR DARI UMKM

RP2 TRILIUN UANG BEREDAR DARI UMKM

Share : 11 July 2019

Sektor Usaha Mikro Kedi dan Menengah (UMKM) salah satu sektor yang sangat membantu Kota Padang dalam pertumbuhan ekonomi. Kontribusi pertumbuhan ekonomi dari sektor UMKM pada tahun 2018 sebesar 18,7 persen.

Asisten ekonomi pembangunan dan kesejahteraan rakyat, Hermen Peri mengatakan, angka kontribusi sebesar 18,7 persen merupakan angka yang cukup signifikan dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi.

"Karena itu, Pemko Padang sangat sadar dengan kontribusi dari sektor UMKM ini. Bahkan tanpa kita sadari, di Kota Padang itu sudah beredar uang Rp2 trilliun yang berasal dari UMKM," ujarnya seusai membuka kegiatan fasilitasi dan koordinasi perizinan UMKM Kota Padang, Rabu (10/7).

Ia mengatakan, selain membantu mendorong dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi, sektor UMKM juga berkontribusi membantu pemerintah dalam menutup defisit lapangan keija di Kota Padang.

"Dengan peran yang strategis tersebut diharapkan keberadaan UMKM menjadi lebih eksis lagi pada masa yang
akan, yang tentu saja dimulai dari UMKM yang memiliki dokumen perizinan yang lengkap," katanya.

Oleh karena itu, sebutnya, dengan adanya agenda seperti ini diharapkan akan membantu UMKM dalam memahami pentingnya dokumen perizinan yang diperlukan, serta benefit yang akan diperoleh jika sudah memiliki dokumen perijinan tersebut.

Dikesempatan yang sama. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Rudy Rinaldi mengatakan, legalisasi usaha akan memberikan kepastian usahadan pengembangan usaha pelaku UMKM. Pengembangan usaha merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota Padang melalui perangkat daerah terkait yang Tupoksinya melakukan pemburuan dan pengawasan terhadap UMKM.

"Dengan banyaknya UMKM yang belum mempunyai izin dalam menunjang pengembangan usahanya, maka melalui kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi Perizinan UMKM khususnya UMKM yang bergerak di Bidang Industri Kecil dan Indusri Menengah," katanya.

Diharapkan dengan kegiatan fasiltasi dan koordinasi perizinan UMKM, kata Rudy, diharapkan masyarakat atau pelaku usaha dapat memahami pentingnya legalisasi izin untuk perlindungan usahanya dan kepastian berusaha yang diharapkan juga akan meningkatkan modal usaha.

"Harapan kami tentu seluruh UMKM dapat berkembang. OPD terkait sesuai tupoksinya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap izin usaha yang telah diterbitkan," katanya (h/mg-mal)

 



Sumber : harianhaluan.com

Ayu Andini
Di daerah saya banyak para pengrajin kecil juga berminat untuk nengembangkan usahanya tapi terbentur dengan modalnya apa yayasan ini bisa membantu mereka?

RP2 TRILIUN UANG BEREDAR DARI UMKM