UKM BUTUH PENDAMPINGAN DARI SEKTOR SWASTA

Ilustrasi. Sumber : Pexels.com

Share : 19 October 2018
Sektor swasta berperan memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM). Hal itu merupakan upaya untuk menopang perekonomian nasional. Pemberdayaan dari sektor swasta dapat dilakukan dari sisi capacity building.Selain itu. membangun komunitas. Sampoema melaksanakan pemberdayaan pelaku usaha sejak 10 tahun lalu lewat Sampoema Rctail Community(SRC) dan Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoema. Program itu telah menyasar 100 ribu pelaku usaha dari seluruh provinsi di Indonesia.

Head of Commercial Business Development Sampoerna Henny Susanto menjelaskan, semua peritel tradisional bisa mendapatkan pendampingan dari Sampoema Syaratnya memiliki toko. Pelaku usaha yang baru mulai sampai yang sudah jagoan di bidang wirausaha semuanya bisa
mendapatkan pendampingan dari Sampoerna.

Pendampingan itu merupakan komitmen Sampoema untuk mendukung pemerintah dalam hal membesarkan UKM. "Ini akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi peritel tradisional. Mereka tidak hanya akan memikirkan pendapatan untuk makan, tetapi juga meningkatkan daya saing usahanya," ucapnya.

Selama sepuluh tahun memberikan pendampingan kepada UKM, SRC membawa dampak yang bagus. Sebab, para pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya. Dia mencontohkan, wirausahawan binaan PPK Sampocrna Karyani mulai merintis usaha jamu dengan modal Rp 50 ribu. Kini, dia bisa mengekspor jamu buatannya sampai ke Korea.

Dalam pendampingan pelaku usaha, dilakukan edukasi penataan toko, strategi pemasaran, sekaligus manajemen keuangan. "Sifatnya best practiceyang sederhana. Kami tidak memberikan modal, tetap i.\:- .bagikan ilmu

soal mengembangkan usaha. Ini sifatnya juga berkelanjutan dan jangka panjang," ujarnya Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana menyalakan, kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah sangat penting untuk mengembangkan UKM.


(gin/co'l/gum)




Sumber : Jawa Pos 19 Oktober 2018

Ilustrasi. Sumber : Pexels.com